Mediafbi.com | Balikpapan – Upaya pengamanan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari ancaman Karhutla terus digenjot. Serdik Sespimti Angkatan 36 turun langsung ikut patroli udara bareng Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno dan Danlanud Dhomber Balikpapan, Kamis (10/9/2026).

Patroli udara ini jadi bukti nyata sinergi TNI-Polri dan OIKN dalam memantau titik panas di wilayah ring 1 IKN. Helikopter H225M Caracal milik Skadron Udara 8 Atang Sendjaja yang dipakai dalam misi ini sekaligus disiagakan untuk water bombing kalau api membesar.
Rute patroli dimulai dari Lanud Dhomber Balikpapan, menyisir KM 31 Soekarno-Hatta, Wonotirto, Muara Jawa, sampai Tahura Bukit Soeharto, khususnya area Bukit Tengkorak.
Hasil pantauan udara: KM 31 sudah bersih dari asap. Tapi di Wonotirto dan Muara Jawa masih ada asap baru yang jadi perhatian.
Bukan cuma ikut terbang, para Serdik Sespimti Angkatan 36 juga menjalankan peran Satgas Edukasi. Mereka menyaksikan simulasi pemadaman pakai serbuk Hartindo, lalu lanjut FGD di Samboja Barat bareng OIKN, BMKG, BNPB, BIN, dan instansi terkait.
FGD itu membahas penguatan peta hotspot, sistem deteksi dini, patroli gabungan, sampai edukasi ke masyarakat biar karhutla tidak makin meluas.
Dari data OIKN yang dipaparkan, periode 1–10 September 2026 tercatat 685 hotspot, 99 kejadian kebakaran, dengan luas terdampak sekitar 671,69 hektare. Khusus 1–9 September, ada 275 hotspot, 93 kebakaran, dan 552,24 hektare lahan terbakar.
Dengan keterlibatan Serdik Sespimti, diharapkan koordinasi lintas sektor makin solid. Karhutla di kawasan IKN bukan cuma soal api, tapi soal masa depan ibu kota baru.(“)
































