Mediafbi.com | BALIKPAPAN – Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., mendapat perhatian dari kalangan insan pers di Kalimantan Timur.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Timur, Rustam Afandi YHS, S. Kom., berharap kepemimpinan Kapolri baru dapat membawa energi positif sekaligus menjadi angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia.
“Semoga Kapolri yang baru dapat menjadi angin segar bagi iklim hukum di Republik Indonesia. Kami berharap ke depan penegakan hukum semakin baik, profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujar Afandi.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan di tubuh Polri merupakan momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Arpandi juga berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto mampu melanjutkan berbagai hal positif yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menghadirkan pembenahan pada sektor-sektor yang masih membutuhkan perhatian.
“Pers tentu berharap Polri semakin terbuka terhadap kritik dan masukan. Hubungan antara kepolisian dan insan pers juga harus terus diperkuat agar informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara objektif dan berimbang,” katanya.
Profil Singkat Suyudi Ario Seto
Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan kriminal.
Kariernya di kepolisian antara lain pernah menjabat Kanit II Resmob dan Jatanras Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu dan Tanah Abang, serta Kasat Reskrim di sejumlah wilayah.
Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, hingga posisi di lingkungan Bareskrim Polri.
Kariernya berlanjut sebagai Wakapolda Metro Jaya pada 2024 dan Kapolda Banten pada 2025. Setelah itu, Suyudi dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dilantik pada 25 Agustus 2025.
Dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum dan berbagai jabatan strategis tersebut, pergantian kepemimpinan Polri diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, pelayanan publik, serta kepastian dan keadilan hukum di Indonesia.
“Harapan kami sederhana, Polri semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, dan iklim hukum di Indonesia menjadi lebih baik,” tegas Afandi.































