Mediafbi.com | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026), sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas strategis di lingkungan TNI.
Usai dilantik, Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa tugas utamanya sebagai Wakil Panglima TNI adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.
Selain itu, Maruli juga mengemban amanah untuk memimpin Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan perekonomian di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.
Menurut Maruli, perhatian terhadap kawasan perbatasan dan daerah terpencil menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat di wilayah tersebut dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan taraf hidupnya.
“Sebagai Wakil Panglima TNI, tugas utama saya adalah membantu Panglima TNI. Selain itu, saya juga mendapat amanah untuk memimpin Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil,” ujar Maruli.
Sementara itu, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang resmi menjabat sebagai KSAD menyampaikan komitmennya untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis pemerintah.
Sejumlah program yang menjadi perhatian antara lain Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Keterlibatan TNI dalam mendukung program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi pertahanan dan pemerintah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.
Dengan pelantikan kedua pejabat tersebut, pelaksanaan tugas di lingkungan TNI diharapkan berjalan semakin terkoordinasi, baik dalam menjaga pertahanan negara maupun mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Amanah yang diberikan kepada Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Revita juga menempatkan keduanya pada tanggung jawab strategis sesuai dengan bidang tugas masing-masing, termasuk penguatan organisasi TNI, pembangunan wilayah perbatasan, dan dukungan terhadap program prioritas nasional.(*)
























