Mediafbi.com | TANAH GROGOT – Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan perjudian online yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengancam keharmonisan keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Paser saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling seusai salat Jumat di Masjid Bina Taqwa, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Jumat (16/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, AKBP Sofyan didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Paser dan bertemu langsung dengan para jemaah untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam melindungi anak-anak dari pengaruh narkoba maupun jeratan judi online. Menurutnya, pengawasan dan komunikasi dalam keluarga menjadi langkah penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam perilaku yang merugikan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak. Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan mereka dan awasi penggunaan telepon genggam setiap hari agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perjudian online,” pesan AKBP Sofyan.
Ia juga mengajak para tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Menurut Kapolres, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Kepedulian masyarakat dan keberanian melaporkan aktivitas mencurigakan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai peredaran barang terlarang tersebut.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak. Kami mengharapkan masyarakat berani melapor apabila mengetahui adanya peredaran narkoba. Jangan sampai lingkungan dan keluarga kita menjadi korban,” tegasnya.
Kapolres juga menyoroti tingginya jumlah penghuni rumah tahanan Polres Paser dan lembaga pemasyarakatan yang berkaitan dengan kasus narkoba. Ia menyebut hampir 85 persen penghuni yang dimaksud merupakan pengedar narkoba, sebagai gambaran seriusnya persoalan tersebut.
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh bahaya narkoba. Selain berhadapan dengan konsekuensi hukum, keterlibatan dalam peredaran narkoba juga dapat menghancurkan masa depan pelaku dan berdampak luas terhadap keluarga serta lingkungan sosial.
Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polres Paser berharap pesan kamtibmas dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.
Para jemaah menyambut positif kegiatan tersebut. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah narkoba, mengantisipasi perjudian online, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Paser.
Kapolres menegaskan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas tempat tinggal.(*)
























