Mediafbi.com | BALIKPAPAN – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Balikpapan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 melalui kegiatan syukuran di Kantor MPC, Jalan MT Haryono, Rabu (28/10/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas kader, serta meningkatkan kontribusi nyata Pemuda Pancasila bagi masyarakat.
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Balikpapan, Eddy Adha JA, S.H., mengatakan, bertambahnya usia organisasi harus menjadi dorongan bagi seluruh kader untuk terus berkembang dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami, Pemuda Pancasila semakin berkembang, semakin besar, dan terus melakukan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Eddy.
Ia menegaskan, komitmen tersebut perlu diwujudkan oleh seluruh jajaran organisasi, mulai dari MPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga lembaga dan badan yang berada di bawah naungan Pemuda Pancasila Balikpapan.
Menurut Eddy, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi keberlangsungan organisasi. Karena itu, setiap kader diharapkan mampu menunjukkan kepedulian melalui tindakan positif dan kegiatan sosial.
“Kalau simpati masyarakat sudah kita dapatkan, organisasi akan tumbuh semakin besar. Karena itu, kami menekankan kepada seluruh pengurus dan anggota agar terus berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan syukuran tersebut, MPC Pemuda Pancasila Balikpapan menggelar pemotongan tumpeng, penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA), serta pembagian atribut organisasi kepada pengurus PAC dan Komando Inti (Koti) di sejumlah wilayah Balikpapan.
Selain menjadi bagian dari peringatan hari jadi, kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan antarkader dan memperkuat koordinasi organisasi.
Eddy turut menyampaikan pesan Ketua MPC Pemuda Pancasila Balikpapan, H. Syahril HM Taher, agar seluruh kader menjaga nama baik organisasi dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang positif di tengah masyarakat.
Perkuat Kepedulian dan Solidaritas Kader
Komitmen sosial, kata Eddy, tidak hanya ditujukan kepada masyarakat luas, tetapi juga dimulai dari lingkungan internal organisasi.
Pemuda Pancasila Balikpapan berupaya membangun kepedulian antarkader, termasuk membantu anggota yang sakit maupun mendukung perbaikan rumah anggota yang kondisinya tidak layak huni.
Dalam program perbaikan rumah tersebut, organisasi juga berkolaborasi dengan pemerintah melalui skema bantuan dengan melibatkan kader sebagai pelaksana pekerjaan.
“Kalau ada anggota yang sakit, kami bantu. Kalau ada anggota yang rumahnya tidak layak huni, kami juga berupaya membantu perbaikannya. Jadi, dari Pemuda Pancasila untuk Pemuda Pancasila,” jelasnya.
Menurut Eddy, solidaritas internal menjadi fondasi penting agar organisasi dapat tumbuh lebih kuat sekaligus menjalankan peran sosial secara berkelanjutan.
Regenerasi untuk Menjaga Semangat Pemuda
Peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat kepemudaan dan mempersiapkan regenerasi kader.
Eddy menilai, semangat muda tidak semata-mata ditentukan oleh usia, tetapi juga tercermin dari energi, kreativitas, serta kemauan untuk terus berkontribusi bagi organisasi dan masyarakat.
“Spirit pemuda harus terus kita jaga dan bangun. Walaupun ada anggota yang usianya sudah tidak muda lagi, semangatnya harus tetap muda. Harapannya, semangat positif ini bisa diteruskan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, proses regenerasi perlu berjalan beriringan dengan pembinaan kader dan penanaman nilai-nilai dasar organisasi. Dengan demikian, keberlangsungan Pemuda Pancasila dapat terjaga tanpa meninggalkan prinsip Pancasila sebagai landasan organisasi.
Eddy berharap, peringatan HUT ke-67 menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila Balikpapan untuk memperkuat persatuan, menjaga soliditas, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Baginya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan kepercayaan yang berhasil dibangun.
“Pemuda Pancasila tidak hanya besar dari jumlah anggotanya, tetapi juga besar karena manfaat yang diberikan dan kepercayaan yang dibangun bersama masyarakat,” pungkasnya.(Mu)























