Mediafbi.com | BALIKPAPAN,- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026), berlangsung lebih khidmat dan sederhana daripada tahun-tahun sebelumnya. Pemkot Balikpapan secara sengaja menahan euforia perayaan sebagai wujud empati atas berbagai bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air.
Upacara yang digelar di Balai Kota ini mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global”. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, tema tersebut mencerminkan komitmen kota ini untuk tumbuh menjadi kota berdaya saing global tanpa mengabaikan nilai-nilai kebersamaan, kearifan lokal, harmoni sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
“Usia 129 tahun bukanlah perjalanan singkat. Sejak pengeboran minyak pertama tahun 1897, Balikpapan terus bertransformasi dari kawasan kecil di pesisir menjadi kota industri modern yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional,” ujar Rahmad dalam pidatonya.
Ia menekankan, peringatan hari jadi kali ini hendaknya dimaknai bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Mulai dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Daerah (BUMD), swasta, organisasi masyarakat, hingga warga biasa.
Penghargaan Arindama
Pada kesempatan itu, Pemkot Balikpapan menerima Penghargaan Arindama dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kota ini meraih Arindama Terbaik I untuk sejumlah bidang, antara lain pembangunan pendidikan, ketenteraman dan ketertiban umum, kepemudaan dan olahraga, lingkungan hidup, investasi daerah, serta pelayanan publik.
Untuk bidang pariwisata dan ekonomi kreatif serta penanggulangan bencana, Balikpapan mendapat predikat Arindama Terbaik II. Sementara Arindama Terbaik III diperoleh untuk bidang pembangunan sosial, kesetaraan gender, ketahanan pangan dan pertanian, serta perindustrian, perdagangan, koperasi, dan UMKM.
Selain penghargaan daerah, Pemkot juga memberikan apresiasi kepada 27 warga yang dinilai berkontribusi nyata bagi kemajuan Balikpapan. Mereka terdiri dari 13 warga berprestasi, tujuh warga pelopor, dan tujuh warga penggerak.
Fasilitas Publik Baru
Sebelumnya, Senin (9/2/2026), sejumlah fasilitas publik telah diresmikan. Di antaranya Gedung Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) yang terintegrasi dengan Dinas Perdagangan, Puskesmas Sepinggan Baru, serta Taman Kampung Baru yang merupakan transformasi dari eks Pasar Loak.
Fasilitas lain yang turut diaktifkan meliputi Identitas Kependudukan Digital, penambahan ruang bermain anak di Taman Tiga Generasi, fasilitas MRF Gunung Bahagia, jalur pedestrian kawasan Ruhui Rahayu, Blok E Pasar Klandasan, jogging track di depan Stadion Batakan, dan lapangan sepak bola outdoor di Balikpapan Timur.
Untuk mendekatkan suasana perayaan dengan masyarakat, akan digelar syukuran secara bergilir di enam kecamatan se-Kota Balikpapan. Kegiatan ini diharapkan dapat sekaligus menjadi ajang pemberdayaan kreativitas dan ekonomi kerakyatan.
Rahmad menutup sambutannya dengan mengajak seluruh warga Balikpapan, baik yang lahir di kota ini maupun yang merantau, untuk terus menjaga kebersamaan. “Meski tidak semua lahir di sini, Balikpapan adalah rumah kita bersama. Kebersamaan adalah modal besar yang harus terus kita jaga dan rawat,” pungkasnya. (MU)





























