Mediafbi.com | New Delhi — Momen menarik terjadi menjelang pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India. Presiden RI Prabowo Subianto terlihat berbincang santai dengan tiga pemimpin dunia, yakni Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping.
Keempatnya tampak berbincang dalam suasana hangat sebelum agenda resmi KTT BRICS dimulai pada Sabtu (12/9/2026).
Momen tersebut dibagikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet. Dalam unggahannya, Teddy menyebut pertemuan singkat itu berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat.
“Keempat pemimpin tampak berbincang dalam suasana hangat dan bersahabat sebelum sesi pembukaan dimulai,” kata Teddy, dikutip Minggu (13/9/2026).
Prabowo Awalnya Berbincang dengan Putin
Dalam video tersebut, Prabowo awalnya terlihat berada bersama Presiden Vladimir Putin.
Tak lama berselang, Narendra Modi dan Xi Jinping turut bergabung. Keempat pemimpin kemudian terlihat berbincang sebelum memasuki rangkaian agenda resmi KTT BRICS.
Momen informal itu menjadi salah satu gambaran komunikasi langsung antara para pemimpin negara dengan pengaruh besar dalam percaturan geopolitik dan ekonomi dunia.
Bagi diplomasi tingkat tinggi, pertemuan informal seperti ini menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi secara lebih cair di luar forum resmi.
Indonesia Aktif Perkuat Diplomasi Global
Kehadiran Prabowo dalam KTT BRICS ke-18 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk terus aktif dalam forum internasional.
Indonesia berupaya memperluas kemitraan dengan berbagai negara sekaligus memperkuat posisi dalam kerja sama multilateral.
Komunikasi Prabowo dengan Modi, Putin, dan Xi juga menjadi momentum untuk menjaga hubungan strategis Indonesia dengan India, Rusia, dan China.
Ketiga negara tersebut merupakan mitra penting Indonesia dalam sejumlah sektor, mulai perdagangan dan investasi hingga energi, pertahanan, teknologi, serta pembangunan.
Prabowo, Modi, Putin, dan Xi dalam Satu Momen
Momen keakraban empat pemimpin tersebut mencuri perhatian lantaran melibatkan negara-negara yang memiliki pengaruh besar di tingkat regional maupun global.
Pertemuan singkat sebelum pembukaan KTT BRICS itu menunjukkan sisi informal para pemimpin dunia di tengah forum yang membahas kepentingan strategis dan dinamika global.
Bagi Indonesia, kehadiran Prabowo di BRICS bukan sekadar menghadiri agenda multilateral. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring diplomasi, menjaga komunikasi dengan negara-negara mitra, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Di tengah perubahan geopolitik dunia, komunikasi langsung dengan para pemimpin India, Rusia, dan China menjadi bagian penting dari langkah Indonesia memperkuat posisi dan kepentingan nasional di panggung internasional.(*)
































