Mediafbi.com | JAKARTA – Kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Layanan kesehatan digelar secara serentak dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, memberikan akses pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., MARS., CFrA., di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2026).
Pembukaan bakti sosial kesehatan tersebut juga dirangkaikan dengan video conference bersama jajaran TNI di berbagai daerah yang secara bersamaan melaksanakan kegiatan serupa.
Kapuskes TNI menegaskan, bakti sosial kesehatan merupakan bentuk nyata dukungan kesehatan TNI dalam menjalankan tugas pokok, khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di bidang kemanusiaan.
“Kesehatan TNI dalam mengimplementasikan dukungannya terhadap pelaksanaan tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang, salah satu di antaranya adalah pemberian bantuan kemanusiaan, dimana wujudnya berupa berbagai macam kegiatan, dalam hal ini diimplementasikan dalam kegiatan bakti sosial kesehatan,” ujar Mayjen TNI dr. Hadi Juanda.
Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-81 TNI dilaksanakan secara tersebar mulai 22 Agustus hingga 5 Oktober 2026. Beragam pelayanan disiapkan untuk masyarakat, mulai dari pengobatan umum dan gigi, khitanan, operasi bibir sumbing dan katarak, donor darah, hingga pembagian kacamata gratis dan vitamin.
Tak hanya itu, TNI juga memberikan pelatihan bantuan hidup dasar kepada sekitar 81 ribu pelajar dan mahasiswa di berbagai wilayah.
Tahun ini, terdapat layanan yang untuk pertama kalinya digelar secara serentak, yakni Psikotes Online-Realtime yang diikuti sekitar 8.100 peserta.
Kegiatan sosial tersebut semakin lengkap dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat. Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran TNI di tengah warga.
Antusiasme masyarakat pun terlihat dalam pelaksanaan bakti kesehatan tersebut. Warga memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara langsung tanpa dipungut biaya.
Salah satunya disampaikan Yuni (50). Ia mengaku senang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan TNI.
“Saya merasa senang dengan adanya pelayanan kesehatan gratis seperti ini. Antusias warga juga sungguh luar biasa,” ujar Yuni.
Menurutnya, layanan yang diberikan sangat membantu masyarakat, terutama warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung.
“Kita bisa cek darah, tensi, dan segala keluhan kesehatan yang kita rasakan. Jadi sangat membantu masyarakat,” katanya.
Bagi masyarakat, kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut bukan sekadar pemeriksaan medis. Kegiatan itu menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan dapat hadir langsung menyentuh kebutuhan warga.
Rangkaian Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-81 TNI pun menjadi salah satu wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, dengan pelayanan yang dilaksanakan secara serentak, luas, dan tersebar di berbagai penjuru Indonesia.(*)
































