Mediafbi.com | MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malinau, menyambut kunjungan kerja Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., di Bandar Udara Kolonel Robert Atty Bessing, Jumat (23/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan perbatasan dan wilayah terpencil di Kabupaten Malinau.
Bupati Wempi W. Mawa menyampaikan bahwa perhatian dan dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur, konektivitas wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedalaman.
Menurutnya, Malinau memiliki karakteristik geografis yang cukup kompleks, dengan wilayah yang luas, kawasan hutan yang besar, serta bentang perbatasan yang memerlukan pendekatan pembangunan secara khusus.
“Malinau memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Wilayahnya luas, banyak kawasan pedalaman, dan sebagian masyarakat tinggal di daerah yang aksesnya masih membutuhkan perhatian. Karena itu, pembangunan harus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat,” ujar Wempi.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan di wilayah perbatasan tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan perencanaan yang matang, kerja sama antarlembaga, serta komitmen bersama agar program pembangunan dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Bupati juga berharap kunjungan kerja tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dalam mengidentifikasi dan menindaklanjuti berbagai persoalan pembangunan, terutama yang menyangkut pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman.
“Harapan kita, pembangunan di Malinau dapat terus bergerak secara bertahap dan merata, sehingga masyarakat di pedalaman maupun kawasan perbatasan turut merasakan manfaat pembangunan. Ini membutuhkan sinergi, komunikasi, dan komitmen semua pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wempi menekankan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keadilan sosial dan memperkuat kesejahteraan masyarakat, termasuk masyarakat adat yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan di wilayah perbatasan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah serta menjaga kebersamaan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat perlu diperjuangkan secara konsisten melalui koordinasi yang baik, dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, tahapan pelaksanaan, serta kemampuan pemerintah.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Malinau diharapkan dapat terus mendorong pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat peran kawasan perbatasan sebagai bagian penting dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)























