Mediafbi.com | Balikpapan – Ribuan personel gabungan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur memadati halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026). Mereka hadir dalam Sidang Paripurna Istimewa yang dirangkai dengan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan.
Mengusung slogan “Harmoni Menuju Kota Global”, perayaan tahun ini terasa istimewa. Betapa tidak, kota yang lahir dari sejarah industri energi pada 1897 ini kini berdiri di garis depan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara tak menyembunyikan optimismenya.
“Usia 129 tahun bukan sekadar angka. Ini tentang bagaimana Balikpapan bertransformasi dari kota minyak menjadi kota global yang berdaya saing, tanpa pernah kehilangan akar budaya dan kebersamaannya,” ujar Rahmad dalam sambutannya.
Sorotan utama acara kali ini adalah kehadiran langsung Kasdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Andy Setyawan. Duduk bersanding dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Ketua DPRD Provinsi Kaltim, hingga Wakapolda Kaltim, kehadiran orang nomor dua di Kodam VI ini membawa pesan strategis.
Di tengah hiruk-pikuk pembangunan IKN yang terus bergulir, stabilitas keamanan menjadi harga mati.
“Kodam VI/Mulawarman berkomitmen penuh menjaga kondusivitas wilayah. Tema Harmoni Menuju Kota Global bukan sekadar jargon, ini visi bersama yang harus kita wujudkan,” tegas Andy Setyawan di sela acara.
Tak hanya seremoni, momen HUT juga diwarnai torehan prestasi. Pj Gubernur Kaltim menyerahkan langsung penghargaan Arindama kepada Pemkot Balikpapan atas capaian kinerja pemerintah daerah. Sejumlah warga berprestasi, pelopor perubahan, hingga penggerak pembangunan juga menerima apresiasi.
Dengan personel gabungan TNI-Polri dan ASN mencapai 700 orang, upacara berlangsung khidmat dan militeristik—sebuah simbol bahwa kolaborasi sipil-militer menjadi kunci utama menyambut era baru Balikpapan sebagai kota global.
TNI AD, melalui Kodam VI/Mulawarman, memastikan tidak akan berjarak dengan rakyat. “Sinergi adalah kata kuncinya. TNI hadir untuk memastikan pembangunan berjalan, masyarakat aman, dan Balikpapan melesat,” tutup Andy.(MU)





























