Mediafbi.com | TARAKAN, – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, memberikan apresiasi tinggi kepada Pertamina Patra Niaga atas komitmennya dalam mendukung program pembangunan kota melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi ini disampaikan menyusul penyerahan bantuan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat sanitasi Drum Biru kepada masyarakat setempat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota kepada warga di Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada korban bencana gempa di lokasi yang sama.
“Kita bersyukur bahwa Pertamina khususnya Pertamina Patra Niaga FT Tarakan berkomitmen selama 5 tahun dan itu yang selalu saya harapkan,” ujar wali kota dalam sambutannya.
Wali kota berharap Pertamina Patra Niaga terus memberikan bantuan melalui program-program lain yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah Kota Tarakan yang menginginkan bantuan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, dibandingkan harus menunggu anggaran yang membutuhkan proses dan waktu panjang.
“Mudah-mudahan kegiatan semacam ini bisa lebih besar lagi, siapa tahu Pertamina mendapatkan rezeki yang banyak. Bantuan-bantuan yang semacam ini yang kami harapkan karena berdampak langsung bagi masyarakat,” harapnya.
Fuel Terminal Manager Tarakan, Hario Somapangestu, menjelaskan bahwa dalam program ini pihaknya membiayai pembuatan alat sanitasi drum biru sebanyak 13 unit untuk 13 kepala keluarga. Inovasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Tarakan, khususnya di Kelurahan Gunung Lingkas.
“Semoga inovasi dari kolaborasi kita bersama ini bisa membantu menurunkan angka stunting di Kelurahan Gunung Lingkas. Ini adalah inovasi drum biru yang diterapkan di 13 kepala keluarga,” kata Hario.
Ia menambahkan bahwa program ini juga bertujuan mengurangi perilaku kurang sehat masyarakat yang membuang kotoran secara sembarangan, karena kebiasaan tersebut dapat memicu munculnya berbagai penyakit.
Hario mengungkapkan bahwa program CSR ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, pihaknya juga pernah membantu pembuatan alat teknologi sanitasi pipa berisi untuk Kelurahan Gunung Lingkas.
Program CSR Pertamina Patra Niaga di wilayah ini sejatinya berlangsung selama 5 tahun, dan tahun 2026 merupakan tahun terakhir untuk program spesifik tersebut. Meski demikian, Hario menyatakan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memberikan bantuan lagi melalui program-program lain dengan berkolaborasi bersama Kelurahan Gunung Lingkas.
“Kami berharap dengan bantuan ini dapat membantu menurunkan angka stunting di Tarakan khususnya di Kelurahan Gunung Lingkas,” pungkasnya.(*)





























