Mediafbi.com | Balikpapan – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Traweling) sekaligus menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid Jami Assu’ada, Kota Balikpapan, pada Jumat (27/2/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Bina Polmas Dit Binmas Polda Kaltim, AKBP Windia Nugraha, S.H., M.H., didampingi sejumlah personel Dit Binmas. Kehadiran para personel kepolisian di tengah-tengah jamaah masjid disambut hangat oleh pengurus masjid dan warga sekitar yang sedang melaksanakan ibadah salat tarawih.
Dalam sambutannya sebelum kultum dimulai, AKBP Windia Nugraha menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling ini merupakan program rutin Dit Binmas Polda Kaltim selama bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.
“Momen Ramadhan yang penuh berkah ini kami manfaatkan untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat. Selain untuk beribadah bersama, kami juga ingin mengingatkan kembali pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKBP Windia Nugraha di hadapan para jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pesan kamtibmas disampaikan kepada jamaah. Pertama, masyarakat diajak untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Diharapkan, peningkatan spiritual ini juga berdampak pada terciptanya lingkungan yang lebih damai dan harmonis.
Kedua, personel Dit Binmas mengimbau para jamaah untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, terutama saat meninggalkan rumah untuk beribadah di masjid atau keperluan lainnya. Warga diminta untuk memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan aman, memeriksa kembali kompor dan aliran listrik guna mengantisipasi risiko kebakaran.
“Hal-hal kecil seperti memastikan pintu dan jendela terkunci, atau mematikan kompor saat bepergian, itu sangat penting. Jangan sampai ibadah kita terganggu karena muncul masalah di rumah akibat kelalaian,” tambahnya.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya judi online yang kini semakin meresahkan. Masyarakat diingatkan untuk menjauhi praktik judi daring karena selain melanggar hukum, juga dapat merugikan secara finansial dan merusak keharmonisan keluarga.
Perhatian khusus juga diberikan kepada para orang tua yang hadir. AKBP Windia Nugraha berpesan agar para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari usai salat tarawih maupun usai salat Subuh. Hal ini untuk mengantisipasi agar anak-anak tidak terjerumus dalam kegiatan negatif seperti balap liar, main petasan, perang sarung yang berlebihan, apalagi hingga penyalahgunaan narkoba.
“Kami mohon kerja sama dari bapak dan ibu sekalian untuk lebih mengawasi putra-putrinya. Arahkan mereka untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif selama bulan puasa ini. Jangan sampai karena kurangnya pengawasan, mereka justru terlibat dalam hal-hal yang merugikan masa depan,” pesannya.
Kegiatan Tarawih Keliling dan kultum yang dikemas dengan suasana kekeluargaan ini mendapat apresiasi positif dari para jamaah. Pengurus Masjid Jami Assu’ada menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan imbauan yang disampaikan oleh jajaran Dit Binmas Polda Kaltim.
“Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak polisi di sini. Pesan-pesan yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami semua. Semoga kegiatan baik seperti ini terus berlanjut,” ujar salah seorang pengurus masjid.
Kegiatan Tarawih Keliling ini direncanakan akan terus dilaksanakan oleh Dit Binmas Polda Kaltim di berbagai masjid yang ada di wilayah Kota Balikpapan dan sekitarnya selama bulan Ramadhan 1447 H, sebagai wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.





























