Mediafbi.com | JAKARTA, — Kabar menggembirakan datang dari insan pendidikan tanah air. H. Pajar, alumni Sekolah Teknik Menengah Negeri (STMN) Kota Tarakan angkatan 1995, bersiap mengikuti sidang promosi doktoral (Ph.D) di Philippine Women’s University, Manila, Filipina, Selasa (24/3/2026).
Pria yang kesehariannya mengabdi sebagai dosen di salah satu universitas ternama di Jakarta ini akan menempuh ujian terbuka bidang Manajemen Pendidikan pada pukul 17.00 waktu setempat.
” Alhamdulillah jadwal sidang Promosi Philosophy Of Doktoral saya telah keluar Insya Allah hari selasa tgl 24 Maret 2026 pukul 17:00 Waktu Philipina di Kampus Philipina Women’s University Manila, dengan gelar lengkap saya ;
H. Pajar Machmud, S.E., S. Kom., M.M., Ph.D(c)
Mohon doanya semua semoga diberikan kelancaran sidang akhir saya dan mendapatkan Gelar Philosophy Of Doktoral. Bidang Manajemen Pendidikan, Aamiin Ya Mujibassailin ” Ungkap Pajar melalui Whatsap group.
Perjalanan akademik H. Pajar hingga gerbang akhir pendidikan doktoral ini terbilang panjang. Namun, kerja keras dan konsistensinya dalam menggeluti dunia pendidikan membawanya pada pencapaian yang membanggakan ini. Ia tak hanya dikenal sebagai akademisi yang serius, tetapi juga pribadi yang humoris dan mudah bergaul.
Sifat humoris itulah yang membuat rekan-rekan seangkatannya di STMN Tarakan selalu merindukan sosoknya. Puspa Sari, sahabat dekat H. Pajar semasa putih abu-abu, mengaku haru sekaligus bangga dengan pencapaian yang akan diraih rekannya itu.
” Saya dan teman-teman tentunya selalu mendoakan yang terbaik buat sahabat kita H. Pajar. Semoga beliau selalu sehat, diberikan kelancaran dalam proses meraih gelarnya. Dan yang pasti, kami semua sangat merindukan tawa candanya seperti saat masa-masa sekolah dulu, ” ungkap Puspa saat dihubungi Mediafbi, kamis (12/3/2026).
Meski waktu dan jarak telah memisahkan mereka, Puspa menegaskan bahwa ikatan emosional antar alumni STMN angkatan 1995 tidak pernah pudar. Ia menambahkan, grup WhatsApp menjadi sarang bagi mereka untuk tetap menyapa dan menjalin komunikasi.
“Meski kami sudah pada dewasa dan tinggal di wilayah yang berbeda, persaudaraan sesama alumni STMN angkatan 1995 sungguh terjaga dengan baik. Bahkan kami sering menyapa dan komunikasi melalui grup WhatsApp,” imbuhnya.
Kesuksesan H. Pajar di dunia pendidikan, baik sebagai pengajar maupun akademisi, menjadi inspirasi tersendiri bagi para alumnus STMN Tarakan. Doa dan dukungan pun terus mengalir dari berbagai penjuru, termasuk dari kampung halamannya di Kalimantan Utara, agar sidang promosi doktoralnya berjalan lancar.
Dengan raihan gelar doktor yang sebentar lagi disandangnya, diharapkan H. Pajar dapat terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan manajemen pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif.(Mudi).




























