Mediafbi.com | SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud (Harum) bersama istri, Hj Sarifah Suraidah Harum, menerima kunjungan silaturahmi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Dr H TB Ace Hasan Syadzily beserta jajaran di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/9/2026) malam.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai melalui jamuan makan malam dan diskusi bersama. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Abdunnur, Rektor UINSI Samarinda Prof Zurqoni, Kepala BNN Provinsi Kaltim Brigjen Pol Rudy Mulyanto, serta staf ahli gubernur, asisten dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.
Kunjungan Gubernur Lemhannas ke Benua Etam tersebut merupakan bagian dari agenda Lemhannas Goes to Campus yang dipusatkan di Universitas Mulawarman, Samarinda.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Ace Hasan dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa sekaligus menandatangani nota kesepahaman antara Lemhannas dan Universitas Mulawarman. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat karakter kebangsaan dan wawasan ketahanan nasional di kalangan mahasiswa.
Ace Hasan mengatakan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, menurutnya, harus diimbangi dengan penguatan nilai kebangsaan, patriotisme, dan kecintaan terhadap Indonesia.
“Kami ingin menyampaikan kepada generasi muda bahwa tantangan saat ini berbeda dengan dulu. Bagaimana anak-anak muda memiliki semangat patriotisme di tengah serbuan teknologi informasi yang sangat pesat,” ujar Ace Hasan.
Ia menilai perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk cara generasi muda memperoleh informasi dan berinteraksi. Karena itu, pemahaman terhadap bangsa dan negara dinilai penting agar generasi muda tidak kehilangan orientasi kebangsaan di tengah perubahan zaman.
Selain patriotisme, Ace Hasan menekankan pentingnya membangun kesadaran generasi muda terhadap geopolitik. Pemahaman tersebut diperlukan agar mahasiswa memiliki perspektif yang lebih luas mengenai berbagai dinamika yang dapat memengaruhi ketahanan dan kepentingan nasional.
“Kita ingin membangun satu kesadaran tentang geopolitik dan komitmen kita menjaga bangsa ini, terutama anak-anak muda. Maka dari itu, melalui kampus kami ingin membangun karakter kebangsaan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan akademik,” jelasnya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mempunyai wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia.
Agenda Lemhannas Goes to Campus di Samarinda pun diharapkan menjadi ruang dialog antara Lemhannas dan kalangan akademisi serta mahasiswa untuk memperkuat pemahaman mengenai ketahanan nasional, geopolitik, dan tantangan bangsa di era transformasi teknologi.
Pertemuan antara Pemprov Kaltim dan Lemhannas juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia dan penguatan wawasan kebangsaan di Kalimantan Timur.(*)
































