Mediafbi.com | BALIKPAPAN, – Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya berorientasi pada kekuasaan dan target politik, tetapi juga memastikan kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menegaskan, jangan sampai ada warga yang kelaparan tanpa mendapat perhatian dari kader di wilayah masing-masing.
Pesan tersebut disampaikan Rahmad dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPD II Partai Golkar Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (24/10/2026) malam. Peringatan HUT Golkar sendiri jatuh pada 20 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Rahmad secara khusus menyoroti tanggung jawab kader di setiap daerah pemilihan (dapil). Menurut dia, pengabdian kepada masyarakat tidak cukup hanya dilakukan ketika menjelang pemilu, tetapi harus menjadi komitmen yang dijalankan secara konsisten.
“Teruslah berbuat kebaikan, setiap kader Golkar. Di setiap dapil, saya tegaskan dan ingatkan, jangan sampai saya dengar ada warganya kelaparan,” tegas Rahmad.
Ia juga memperingatkan bahwa kader yang terbukti membiarkan warga mengalami kondisi tersebut harus siap menerima sanksi. Penegasan itu menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari tanggung jawab kader dalam menjalankan peran politik di tengah masyarakat.
Bagi Rahmad, keberadaan Partai Golkar tidak boleh hanya diukur dari kekuatan organisasi maupun perolehan kursi dalam pemilu. Partai juga harus mampu memberikan kontribusi nyata dan pelayanan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Golkar selalu berkomitmen memberikan kontribusi dan pelayanan buat masyarakat,” ujarnya.
Selain menekankan kepedulian sosial, Rahmad mengingatkan para kader agar menjaga kedewasaan dalam berpolitik. Ia meminta kader tidak menjadikan kekalahan maupun perbedaan pilihan sebagai alasan untuk menyimpan dendam atau merusak hubungan antarsesama.
“Kalau berpartai jangan pakai hati. Kalau kalah, nanti sakit hati. Dalam berpolitik juga jangan sepenuh jiwa sampai ketika tidak sesuai harapan justru membuat kita terpuruk,” pesannya.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan agar kader mampu menyikapi dinamika politik secara rasional dan profesional. Menurut Rahmad, perbedaan pandangan serta hasil politik yang tidak sesuai harapan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan sikap dewasa.
Ia berharap seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas organisasi, dan tidak kehilangan semangat pengabdian hanya karena perbedaan kepentingan politik.
Pada momentum HUT ke-62 Partai Golkar, Rahmad menegaskan harapannya agar Golkar tetap berjaya, khususnya di Kota Balikpapan. Ia mendorong seluruh kader meningkatkan kualitas organisasi sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Menurut dia, pencapaian target politik pada pemilu mendatang perlu diimbangi dengan kerja nyata. Kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui kepedulian, pelayanan, dan tindakan konkret, bukan semata-mata melalui janji politik.
Dengan demikian, kader di setiap dapil dituntut memahami persoalan yang dihadapi warga serta berperan aktif membantu mencari solusi sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya.
” seluruh kader dapat menjalankan tanggung jawab politik dengan baik, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. Dengan organisasi yang solid dan pengabdian yang konsisten, Golkar Balikpapan diharapkan mampu memperjuangkan target 20 kursi sekaligus memperkuat kontribusinya bagi pembangunan daerah, “tambahnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa pengabdian politik harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial, sehingga keberadaan partai dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.(*)























