Mediafbi.com | BALIKPAPAN, – Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat agar mewaspadai maraknya penipuan online yang mengatasnamakan program beras murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pelaku memanfaatkan momen Program Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan modus menawarkan transaksi daring melalui situs atau media sosial yang tidak jelas.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengatakan modus tersebut berpotensi besar merugikan masyarakat. “Pastikan situs atau pihak yang menawarkan transaksi beras murah SPHP benar-benar resmi dan terpercaya. Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memastikan kebenarannya,” tegas Sangidun, Jumat (24/11).
Untuk menghindari menjadi korban, Polresta memberikan sejumlah kiat. Pertama, kenali dan pastikan situs atau akun media sosial penjual tersebut resmi dan kredibel. Kedua, cross-check kebenaran program tersebut melalui kanal resmi instansi terkait, seperti Bulog.
“Koordinasi dengan Bulog atau kepolisian jika ragu terhadap informasi yang diterima. Dan jika sudah terlanjur menjadi korban, segera laporkan ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti dan mencegah korban berikutnya,” paparnya.
Ipda Sangidun menegaskan, dengan kewaspadaan tinggi dan proaktif melaporkan setiap indikasi penipuan, masyarakat dapat melindungi diri dan membantu aparat memberantas kejahatan serupa. “Mari bersama lawan praktik penipuan online dengan tidak memberi ruang bagi pelaku,” pungkasnya.(*)





























