Mediafbi.com | BALIKPAPAN – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Dankodiklatad), Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan, menegaskan kembali pentingnya kesiapan prajurit yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga unggul secara mental dan spiritual. Hal ini disampaikannya dalam kunjungan kerja ke Yonif Teritorial Pengaman (TP) 826/Balikpapan Tarakan (BTB), Kamis (16/10).
Kunjungan yang diiringi oleh Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki ini merupakan bentuk pembinaan langsung untuk memastikan doktrin dan program latihan dijalankan dengan benar, guna membentuk prajurit yang siap mengamankan kedaulatan NKRI.
Dalam arahannya di hadapan para prajurit, Letjen Hasan menekankan trilogi pembentukan prajurit sejati. “Doktrin sebagai landasan berpikir, pendidikan sebagai lihadzatil qiyam (pembentuk karakter), dan latihan sebagai jihadun nafs (perjuangan melawan diri sendiri) untuk mengasah kemampuan,” ujarnya.
Dia menambahkan, ketiganya harus sejalan untuk melahirkan prajurit yang tidak hanya memiliki kesiapan tempur dan disiplin tinggi, tetapi juga mental mujahid yang tangguh, siap berkorban demi agama dan tanah air.
“Izzul Islam wal muslimin (kemuliaan Islam dan kaum muslimin) harus menjadi motivasi kita. Bekal iman dan takwa adalah senjata utama di samping keahlian tempur,” tegas Dankodiklatad, mengingatkan para prajurit akan tanggung jawabnya yang mulia.
Selain memberikan pengarahan, Dankodiklatad juga meninjau langsung fasilitas latihan dan inovasi yang dikembangkan satuan. Kunjungan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam terus membina satuan-satuannya, guna melahirkan prajurit yang tidak hanya profesional, tetapi juga bertakwa, siap menghadapi segala bentuk ancaman di masa depan.(*)





























