Mediafbi.com | JAKARTA — Keikutsertaan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, menjadi langkah strategis Indonesia di panggung global. Partisipasi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong terciptakan perdamaian, khususnya di Palestina.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan momentum tersebut sangat krusial. “Ini adalah kesempatan berharga bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya dalam percaturan global,” ujarnya di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Menurut Teddy, forum internasional itu membuktikan Indonesia tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktor penentu arah perdamaian di Timur Tengah. KTT yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia itu berhasil menghasilkan kesepakatan damai serta penghentian konflik di Gaza.
Komitmen Indonesia diwujudkan melalui dua pendekatan utama. Pertama, diplomasi aktif dengan konsisten menyuarakan gencatan senjata permanen di berbagai forum internasional. Kedua, aksi nyata berupa pengiriman lebih dari 100 tenaga medis, pemberian beasiswa pendidikan, serta penyaluran bantuan kemanusiaan melalui kapal rumah sakit dan empat misi logistik udara.
“Setiap penerbangan bantuan membutuhkan izin dari berbagai negara. Ini hanya bisa tercapai dengan diplomasi yang kuat dan hubungan personal yang baik antara Presiden dengan para pemimpin dunia,” tegas Teddy.
Dengan keterlibatan langsung ini, Indonesia membuktikan politik luar negeri bebas-aktif bukan sekadar slogan, melainkan peran nyata dalam mewujudkan perdamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina.





























