Mediafbi.com | BALIKPAPAN, — Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah VI/Mlw, Ibu Syanti Krido Pramono, melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) 600/Modang pada Jumat (23/1/2026). Kunjungan ini bertujuan menjalin silaturahmi dan meninjau langsung kondisi prajurit beserta keluarga besar Persit KCK Cabang XII di satuan tersebut.
Berdialog Langsung dengan Prajurit
Dalam pengarahannya di hadapan prajurit, Pangdam menekankan pentingnya perhatian serius terhadap kesejahteraan prajurit, khususnya bagi mereka yang sedang melaksanakan tugas di luar satuan. Krido Pramono juga mengingatkan para komandan untuk memimpin anggotanya dengan ketulusan hati layaknya keluarga sendiri.
Pesan Penting dari Pangdam
Berikut adalah pokok-pokok arahan yang disampaikan Mayjen TNI Krido Pramono:
· Kesejahteraan & Administrasi: Manajemen administrasi satuan harus dijalankan dengan tertib, teliti, dan penuh tanggung jawab.
· Keamanan Satuan: Kewaspadaan ditingkatkan, termasuk pengamanan fisik lingkungan markas dan asrama, serta deteksi dini potensi gangguan.
· Disiplin & Etika: Prajurit diimbau menghindari pelanggaran, tidak mudah terpengaruh isu negatif, serta bijak menggunakan media sosial untuk menjaga nama baik satuan.
· Semangat Pengabdian: Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk mengabdikan diri dengan kerja keras dan tulus, serta menggaungkan semangat “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” yang berarti bekerja keras dengan semangat baja hingga tuntas.
Pada kesempatan itu, Pangdam juga berbagi kenangannya saat pertama kali bertugas di batalyon tersebut pada 1989, termasuk melaksanakan tradisi “Jalan Kompas” sejauh kurang lebih 30 kilometer. Sebagai bentuk dukungan, Pangdam menyerahkan bantuan empat unit komputer untuk menunjang operasional satuan. Ia berharap Yonif Raider 600/Modang dapat menjadi satuan unggulan di jajaran Kodam VI/Mulawarman.
Yonif 600/Modang merupakan satuan pemukul (Raider) yang berada di bawah komando langsung Pangdam VI/Mulawarman. Satuan ini memiliki sejarah panjang dalam penugasan operasi. Pada Mei 2022, sebanyak 450 prajurit dari batalyon ini pernah diberangkatkan dari Balikpapan untuk membantu tugas pengamanan dan pembinaan masyarakat di beberapa kabupaten di Papua.





























