Mediafbi.com | BANJARMASIN – Operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8 memasuki hari ketiga. Di tengah luasnya wilayah pencarian dan kondisi cuaca yang masih menjadi tantangan, tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu untuk menemukan 129 orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Upaya pencarian diperkuat dari udara. Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto turun langsung memantau operasi menggunakan helikopter Polri, Selasa (15/9/2026).
Dari udara, pemantauan dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus membantu mengarahkan tim di lapangan menuju titik-titik yang dinilai memiliki potensi keberadaan korban.
Turut dalam pemantauan tersebut Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana, Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan, Danpas Brimob II Korbrimob Brigjen Pol. Heru Novianto, Dirpoludara Brigjen Pol. Dadan, serta unsur Tim SAR Gabungan.
129 ORANG MASIH DICARI
Data terbaru hingga pukul 08.35 WITA mencatat, dari 243 orang yang tercantum dalam manifes KMP Virgo Transport 8, sebanyak 114 orang telah ditemukan.
Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang masih dalam pencarian.
Angka tersebut membuat operasi SAR hari ketiga semakin krusial. Setiap sektor disisir, setiap informasi ditindaklanjuti, dan setiap kemungkinan terus dibuka untuk menemukan korban yang masih hilang.
WILAYAH PENCARIAN DIPERLUAS
Pencarian tidak lagi berada dalam area terbatas. Berdasarkan pemetaan terbaru Basarnas, wilayah operasi diperluas dari sekitar 2.600 mil laut menjadi 4.600 mil laut dan dibagi menjadi enam sektor.
Penyisiran dilakukan melalui jalur laut dengan dukungan kekuatan udara. Sejumlah armada dikerahkan, di antaranya helikopter Basarnas, helikopter P3103 Mabes Polri, serta pesawat Cessna BNPB.
Penguatan juga dilakukan di bawah permukaan laut dengan mengerahkan KRI Canopus. Namun, kondisi cuaca dan situasi bangkai kapal menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan demi keselamatan para penyelam.
DARI UDARA, LAUT, HINGGA BAWAH AIR
Operasi hari ketiga menunjukkan pencarian dilakukan secara berlapis. Unsur SAR bergerak melalui laut, udara hingga bawah air untuk memperbesar peluang menemukan korban.
Pemantauan langsung Wadankorbrimob menjadi bagian dari penguatan koordinasi unsur Polri dalam operasi kemanusiaan tersebut. Dukungan personel, kapal, pesawat dan helikopter terus dioptimalkan untuk membantu proses pencarian, penyelamatan, evakuasi serta penanganan korban.
Di tengah kondisi Laut Jawa yang dinamis dan wilayah pencarian yang semakin luas, operasi belum berhenti.
129 korban masih menjadi target pencarian.
Tim SAR gabungan terus bergerak. Waktu terus berjalan, tetapi pencarian tetap dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang tersedia.
Setiap titik disisir. Setiap informasi ditelusuri. Setiap peluang penyelamatan diperjuangkan.(*)
































