Mediafbi.com | JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen Polri untuk memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung pembangunan nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberantasan kejahatan, perlindungan masyarakat, pembenahan internal, dan penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kapolri menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk pelaksanaan program pemerintah melalui Asta Cita, khususnya terkait penguatan pertahanan dan keamanan serta reformasi politik, hukum, dan birokrasi.
Dalam penegakan hukum, Polri terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba, judi daring, premanisme, pemerasan, dan berbagai tindak pidana yang merugikan masyarakat. Perlindungan terhadap perempuan, anak, pekerja, serta korban tindak pidana perdagangan orang juga menjadi perhatian.
Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa dan penanganan konflik sosial. Pendekatan dialogis dinilai penting agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.
Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, Polri juga mendorong penguatan penggunaan body-worn camera atau kamera yang dikenakan personel saat menjalankan tugas pengamanan.
Di bidang pelayanan masyarakat, Polri turut mendukung penanganan bencana, pemenuhan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pembangunan Jembatan Merah Putih, serta penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi jagung.
Kapolri menyebut, berbagai langkah tersebut harus diiringi reformasi internal yang berkelanjutan, antara lain melalui penguatan pengawasan, penerapan sistem merit dalam pembinaan karier, transformasi digital, serta peningkatan transparansi pelayanan.
Ia mengakui bahwa Polri masih perlu terus berbenah dan terbuka terhadap kritik serta masukan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa upaya Polri masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami terus berbenah dan mendengarkan masukan masyarakat serta memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Kapolri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Menurutnya, kepercayaan publik harus dijawab melalui pelayanan yang mudah diakses, penegakan hukum yang adil, dan kehadiran Polri yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Polri berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(*)
























