Mediafbi.con | Balikpapan, – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan meluncurkan Modul Pendidikan Budaya Antikorupsi untuk siswa SD dan SMP dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Aula Balai Kota Balikpapan, Senin (8/12/2025).
Modul ini dirancang khusus sebagai muatan lokal (mulok) yang akan diajarkan di sekolah. Peluncurannya merupakan kerja sama antara Inspektorat Kota dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan pencegahan korupsi harus dimulai dari pendidikan karakter di sekolah. “Penanaman nilai kejujuran dan integritas sejak dini kunci untuk menciptakan generasi yang sadar bahaya korupsi,” ujarnya.
Acara dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan kepala sekolah dari 24 sekolah rintisan berintegritas, serta sejumlah aparatur sipil negara (ASN).
Modul ini dikembangkan oleh 20 guru dari komunitas “Satu Guru Satu Buku” sejak setahun terakhir. Rencananya, modul akan dicetak pada awal 2026 untuk digunakan pada tahun ajaran baru. Ini merupakan modul ketiga yang dibuat guru-guru Balikpapan, setelah modul Lingkungan Hidup dan Keragaman Balikpapan. Modul keempat tentang antinarkoba sedang disusun.
Selain peluncuran modul, rangkaian Hakordia di Balikpapan sejak November 2025 mencakup kompetisi video antikorupsi dan pelatihan calon penyuluh antikorupsi.(Mudy)





























