Mediafbi.com | Boven Digoel – Tim SAR gabungan berhasil menemukan lima dari 13 penumpang pesawat Smart Air yang menjadi korban penembakan di Lapangan Terbang Korowai Batu, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Mereka ditemukan dalam kondisi lemas dan dehidrasi setelah bersembunyi di hutan selama dua hari pascainsiden.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menyatakan kelima korban selamat langsung dievakuasi ke Posko Darurat Timika untuk mendapatkan perawatan medis.
“Mereka berlari ke arah hutan saat penembakan terjadi dan tidak berani keluar karena masih mendengar suara tembakan,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Jumat malam.
Sementara itu, delapan penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. Tim gabungan memperluas radius pencarian hingga lima kilometer dari lokasi kejadian dengan bantuan dua helikopter TNI AU.
Dua korban tewas dalam insiden ini adalah pilot dan kopilot pesawat. Keduanya ditemukan tewas di area landasan setelah dikejar dan dieksekusi pelaku. Jenazah telah diterbangkan ke Jayapura untuk keperluan visum.
Dari hasil penyelidikan sementara, aparat keamanan menduga pelaku penembakan merupakan kelompok bersenjata pimpinan J alias K yang diketahui aktif di wilayah selatan Papua. Hingga berita ini diturunkan, identitas resmi pelaku masih dalam pendalaman.
Pihak kepolisian bersama TNI terus melakukan pencarian terhadap delapan penumpang yang belum ditemukan serta pengejaran terhadap para pelaku penembakan. (*)




























