Mediafbi.com | Balikpapan – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaring calon perwira Polri yang berkualitas. Salah satu tahapan krusial dalam Seleksi Penerimaan Terpadu Polri Tahun Ajaran (TA) 2026, yakni tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT), resmi digelar pada Sabtu (25/4/2026).
Bertempat di SMK Negeri 4 Balikpapan, tes yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti oleh 48 peserta. Mereka terdiri dari 43 orang pria dan 5 orang wanita yang telah dinyatakan lolos tahapan administrasi dan kesehatan awal.
Panitia seleksi Polda Kaltim menegaskan bahwa pelaksanaan tes CAT Psikologi kali ini mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan menggunakan sistem CAT, setiap peserta mengerjakan soal di depan layar komputer yang telah diprogram secara standar nasional, sehingga hasilnya dapat langsung diketahui tanpa campur tangan manusia.
“Tidak ada ruang untuk kecurangan. Sistem CAT memastikan setiap peserta dinilai secara objektif. Kami ingin menghasilkan calon taruna yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara psikologis dan berintegritas tinggi,” ujar salah satu perwakilan panitia seleksi di lokasi.
Suasana tes tampak berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta mengerjakan ribuan item soal yang dirancang untuk menguji stabilitas emosi, kecerdasan, ketahanan mental, serta kepribadian mereka sebagai calon pemimpin kepolisian masa depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang Seleksi Penerimaan Terpadu Polri TA.2026 yang bertujuan menjaring calon perwira Polri dengan kompetensi unggul. Polda Kaltim berharap, melalui proses yang bersih dan transparan, daerah ini dapat menyumbangkan bibit-bibit terbaik bagi Akademi Kepolisian.
Para peserta yang berhasil melewati tahap CAT Psikologi selanjutnya akan mengikuti tes fisik dan kesehatan lanjutan, serta pemeriksaan akhir oleh panitia pusat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap taruna yang nantinya dilatih di Akademi Kepolisian benar-benar merupakan putra-putri terbaik bangsa, yang siap mengabdi dan melindungi masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, para peserta terlihat meninggalkan lokasi ujian dengan harapan besar dapat melaju ke tahapan seleksi berikutnya.




























