Mediafbi.com | Samarinda – Upaya menghadirkan akses air bersih bagi warga terus digalakkan. Kali ini, Program Tentara Manunggal Air Bersih “Sumur Bor Bhakti Persada 92” resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking di RT 38, Bayur, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, Sabtu (12/9/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 34 Tahun Pengabdian sekaligus bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih.
Sejumlah Pejabat Hadir
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakapolda Kaltim, Danrem 091/ASN, Irdam VI/Mulawarman, Plt. Kaban Kesbangpol Provinsi Kaltim, Chief Security PT Kaltim Nitrate Indonesia, Section Head Security PT Kilang Pertamina Balikpapan, jajaran Korem 091/ASN, Dandim 0901/Samarinda, Kepala Lapas Samarinda, serta Wakapolresta Samarinda.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan pemutaran video kilas balik. Suasana semakin hangat dengan sambutan dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Danrem 091/ASN.
Puncaknya, para pejabat dan undangan melakukan ground breaking pembangunan sumur bor, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi. Usai peninjauan, kegiatan ditutup dengan foto bersama, doorstop bersama wartawan, dan ramah tamah.
Sinergi Lintas Sektor untuk Warga
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi lintas sektor untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Program Tentara Manunggal Air Bersih ini merupakan langkah nyata dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih. Polda Kaltim mendukung penuh sinergi yang dibangun antara TNI, Polri, pemerintah, pihak swasta dan masyarakat dalam menghadirkan solusi yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar Wakapolda Kaltim.
Menurutnya, pembangunan fasilitas air bersih bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara,” tambahnya.
Polda Kaltim pun menilai kolaborasi antara seluruh unsur yang terlibat menjadi kekuatan penting dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.
Diharapkan, keberadaan sumur bor ini dapat memberikan akses air bersih yang lebih mudah bagi masyarakat RT 38, Bayur, Kelurahan Sempaja Utara, sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih sejahtera.(*)
































