Mediafbi.com | JAKARTA – Laut Jakarta bakal berubah menjadi panggung raksasa kekuatan pertahanan Indonesia. Sebanyak 102 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) disiapkan untuk ambil bagian dalam Naval Parade, Sailing Pass dan Fly Pass dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, Minggu, 4 Oktober 2026.
Agenda tersebut direncanakan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto di perairan Teluk Jakarta. Parade ini menjadi salah satu rangkaian menuju puncak HUT ke-81 TNI yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada 5 Oktober 2026.
Yang membuat parade tahun ini semakin mencuri perhatian adalah keterlibatan ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk hibah dari Italia. Kapal tersebut dijadwalkan tampil dalam Sailing Pass bersama armada TNI AL lainnya dan akan menjadi salah satu kapal yang membawa Presiden serta para tamu penting untuk menyaksikan parade alutsista laut.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul memastikan kapal Garibaldi akan dilibatkan dalam agenda tersebut.
“Terkait dengan Sailing Pass yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI di Perairan Teluk Jakarta, Kapal Garibaldi akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut,” kata Tunggul kepada ANTARA, Selasa (15/9/2026).
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyebut angka 102 KRI merupakan data perencanaan yang disiapkan untuk Naval Parade.
“Data perencanaan mencatat 102 KRI terlibat dalam rangkaian Naval Parade,” ujar Muhammad Nas.
Tak sekadar memamerkan kapal perang, parade tersebut juga bakal menyuguhkan Fly Pass pesawat TNI, demonstrasi pasukan khusus, simulasi operasi tempur di laut, serta penampilan alutsista baru.
Dengan komposisi tersebut, Teluk Jakarta bukan sekadar menjadi lokasi seremoni. Kawasan itu akan menjadi ruang terbuka untuk memperlihatkan kesiapan dan kemampuan unsur pertahanan laut, udara, serta pasukan khusus TNI.
Bukan Sekadar Pamer Kekuatan
Muhammad Nas menegaskan rangkaian HUT ke-81 TNI tidak hanya diarahkan untuk menunjukkan kekuatan alutsista.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan juga menjadi momentum memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
“Seluruh rangkaian HUT ke-81 TNI menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kedekatan TNI dengan rakyat serta menunjukkan kontribusi TNI bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Nas.
Sehari Berselang, Monas Jadi Panggung Alutsista Darat
Gebyar kekuatan TNI tidak berhenti di laut.
Sehari setelah Naval Parade, Senin (5/10/2026), puncak HUT ke-81 TNI digelar di Monas. Upacara akan dilanjutkan dengan parade dan defile pasukan serta alutsista.
Berdasarkan data yang disampaikan TNI, parade tersebut direncanakan melibatkan 81 Satuan Setingkat Batalyon, terdiri atas 51 satuan TNI dan 30 satuan non-TNI. Defile juga akan menampilkan sekitar 520 unit alutsista dan kendaraan, termasuk 420 unit alutsista/kendaraan TNI serta 100 kendaraan antik atau non-TNI.
Tak berhenti di situ, TNI juga menyiapkan demonstrasi gabungan udara serta udara-darat dan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat.
Dari Teluk Jakarta hingga Monas, rangkaian HUT ke-81 TNI tahun ini disiapkan sebagai pertunjukan besar kekuatan pertahanan sekaligus ruang interaksi langsung antara TNI dan rakyat.(*)
































