Mediafbi.com | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi industri merupakan jalur utama yang harus ditempuh untuk mewujudkan kebangkitan bangsa Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II yang berpusat di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).
Dalam pidatonya, Presiden menjelaskan bahwa berbagai program strategis yang dijalankan pada tahun pertama masa jabatannya bertujuan untuk memperkokoh fondasi pembangunan nasional.
Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil saat ini merupakan kesinambungan dari kerja keras yang telah diletakkan oleh para pemimpin Indonesia terdahulu, mulai dari presiden pertama hingga presiden ketujuh.
Presiden Prabowo memandang bahwa keberlanjutan adalah kunci stabilitas ekonomi. Dengan memperkuat infrastruktur dan sektor industri yang sudah ada, pemerintah berupaya memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi juga pusat pengolahan nilai tambah yang kompetitif di pasar global.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut memastikan bahwa pemerintah akan terus menambah jumlah proyek hilirisasi dalam waktu dekat. Ia memproyeksikan ekspansi besar-besaran di berbagai sektor industri sepanjang tahun 2026.
Menurut Presiden, setelah tahap kedua ini berjalan, pemerintah berencana untuk segera meluncurkan enam proyek hilirisasi tambahan.
Bahkan, ia membuka peluang bagi percepatan pembangunan hingga mencapai tahap keempat, kelima, dan keenam dalam tahun anggaran yang sama.
Langkah akselerasi ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru secara masif serta meningkatkan pendapatan negara dari sektor non-migas.
Presiden menutup arahannya dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penuh agenda hilirisasi demi mewujudkan kemandirian ekonomi yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.(jp)




























