Mediafbi.com | Sintang, 30 April 2026 – Kabar duka menyelimuti keluarga besar TNI dan masyarakat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Salah satu putra terbaik daerah, Praka Apriyanus, dinyatakan gugur dalam tugas pengabdian di wilayah Papua pada Rabu (29/4/2026).
Prajurit yang dikenal disiplin dan berdedikasi tinggi tersebut gugur saat melaksanakan operasi pengamanan di Papua. Atas jasa dan pengorbanannya, pemerintah serta pimpinan TNI memberikan kenaikan pangkat Anumerta menjadi Praka Anumerta Apriyanus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pusat Penerangan TNI, Praka Anumerta Apriyanus bertugas di Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang ditempatkan di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Pada Rabu pagi, unit yang dipimpinnya terlibat kontak tembak dengan kelompok separatis bersenjata (KSB) saat melindungi warga sipil dan infrastruktur desa.
Dalam pertempuran tersebut, Praka Apriyanus terkena tembakan musuh dan gugur di tempat. Dua rekannya mengalami luka-luka dan kini telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif.
Praka Anumerta Apriyanus lahir di Sintang, Kalimantan Barat, pada 15 Juli 1995. Ia merupakan putra asli Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang. Almarhum adalah anak kedua dari tiga bersaudara, putra dari pasangan Bapak Petrus Sani dan Ibu Maria Ulpah.
Sebelum bertugas di Papua, almarhum dikenal sebagai prajurit yang ramah, religius, dan sangat mencintai keluarganya. Dari pernikahannya dengan Yuliana Susanti, ia meninggalkan seorang putra berusia 4 tahun (Rusli)




























