Mediafbi.com | MALINAU – Langkah tegas Mayjen TNI Krido Pramono di ujung utara Kalimantan. Pangdam VI/Mulawarman ini tak hanya memeriksa kesiapan pasukan, tapi juga turun langsung menyalakan mimpi anak-anak di perbatasan.
Kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Malinau, Selasa (2/9/2026), dibuka dengan penyambutan khas adat Dayak. Tepung tawar, pengalungan syal, dan tarian tradisional mewarnai kedatangan orang nomor satu di Kodam VI/Mlw itu di Pelabuhan Speedboat Malinau.
“Kami datang bukan sekadar melihat peta. Kami datang untuk merasakan denyut nadi para prajurit dan rakyat di garis depan,” tegas Mayjen Krido didampingi Danrem 092/Maharajalila, Brigjen Mohammad Sjahroni.
Jajar Kehormatan dan Pohon Kekuatan
Begitu menginjak Makodim 0910/Malinau, Pangdam langsung disambut jajar kehormatan. Namun, yang menarik perhatian adalah momen penanaman pohon. Simbolik, bahwa pertahanan harus tumbuh kokoh seperti akar pohon di tanah perbatasan.
Dalam pengarahan tertutup, Pangdam membakar semangat personel. “Kalian adalah benteng terdepan. Jaga nama baik satuan, jaga kepercayaan rakyat,” ujarnya di hadapan Dandim 0910 Letkol Inf Cut Ferizal Yusna dan jajaran.
Menyentuh Pendidikan, Bukan Sekadar Seremonial
Sore harinya, agenda bergeser dari militernya ke sisi kemanusiaan. Pangdam menyambangi Rumah Baca Bermain Ceriah di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang.
Di sana, beliau berinteraksi dengan puluhan anak perbatasan yang sedang mengikuti Program Belajar Gratis. Suasana hangat terpancar saat Pangdam duduk di antara mereka.
Pernyataannya langsung menggetarkan:
“Masa depan bangsa ini tidak boleh terhalang oleh garis batas wilayah. Setiap anak di perbatasan punya hak yang sama untuk bermimpi besar. Program ini bukan sekadar bagi-bagi ilmu, tapi cara kita menyalakan pelita harapan. Biar senyum dan cita-cita anak-anak di ujung utara ini tetap menyala terang.”
Malam Keakraban, Simbol Soliditas
Setelah meninjau Mako Yonif 614/Raja Pandhita, acara berlanjut ke ramah tamah di Guest House Pemda Malinau. Wakil Bupati Jakaria hadir mendampingi. Suasana cair, ditutup dengan tukar cinderamata sebagai simbol eratnya sinergi TNI dan rakyat.
“Kunker ini adalah bentuk evaluasi langsung. Kami pantau kesiapan satuan, prajurit, dan sarana prasarana di wilayah Kodam VI/Mulawarman,” tegas Pangdam.
Hari ini (Rabu), rombongan dijadwalkan terbang ke Kecamatan Sebuku, Nunukan, untuk meninjau Mako Puslatpur TNI. Kawal terus perbatasan, jaga keutuhan NKRI.(*)
































